Operasional: Senin - Sabtu | 09:00 - 16:00 WIB

Biaya Operasi Lasik 2021, Manfaatkan Promo Pre Lasik Hanya 500 Ribu

Di era digital dengan waktu penggunaan gadget yang lama, semakin banyak orang mengalami mata minus (miopia). Karena tak ada obat-obatan yang bisa menyembuhkan, operasi lasik menjadi alternatif terbaik untuk mengatasinya. Berapa biaya operasi lasik untuk tahun 2021 ini?

Makin Banyak Penderita Miopia

Direktur Utama National Lasik Center (NLC) dr. Diaz Alamsyah Sudiro, SpM menjelaskan bahwa miopia merupakan kasus tertinggi di antara kelainan refraksi lainnya dan angkanya terus meningkat seiring dengan kemajuan teknologi digital.

“Menurut data WHO pada 2015, distribusi penyebab kebutaan yang utama adalah katarak. Tetapi justru kelainan refraksi menempati gangguan penglihatan utama. Di mana miopia merupakan kasus yang tertinggi di antara kelainan refraksi lainnya,” ungkapnya. “Kasus miopia ini akan bertambah di kemudian hari seiring dengan kemajuan teknologi digital.”

Studi di China pada awal 2021 menunjukkan bahwa selama 2020, anak usia 6-8 tahun ternyata 3 kali lipat lebih rawan terkena miopia dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu lantaran kelekatan dengan gadget yang semakin intens.

Tak hanya anak-anak, orang dewasa juga mengalami risiko serupa. Data Hootsuite pada Januari 2021 menunjukkan pengguna internet di Indonesia telah mencapai 202,6 juta orang atau setara 73,7 persen populasi. Dari jumlah sebanyak itu, rata-rata mereka memakai internet 8 jam 52 menit per hari. Artinya, mata penduduk Indonesia sangat lama menatap layar monitor atau gadget. Ini salah satu faktor peningkatan jumlah penderita rabun jauh (miopia).

Padahal, sebelum adanya pandemi Covid-19 sekalipun, WHO memprediksikan 40 persen dari populasi dunia yaitu sekitar 3,3 miliar orang akan menderita miopia pada 2030.

Lasik, Solusi Mengatasi Kelainan Refraksi

Rabun jauh (miopia) tidak bisa disembuhkan secara alami seperti makan wortel, menempelkan daun sirih pada mata, dan mengkonsumsi jus lidah buaya. Meskipun banyak tulisan bertebaran di internet, secara medis hal itu tidak terbukti.

Mengapa? Sebab penyebab miopia adalah panjang bola mata lebih dari rata-rata (miopia aksial) atau kekuatan refraksi mata yang terlalu besar (miopia refraktif). Keduanya membuat kornea terlalu cembung. Sehingga bayangan jatuh pada titik fokus di depan retina. Sedangkan pada mata normal, bayangan jatuh pada titik fokus tepat di bagian mata ini, bukan di depannya.

Kondisi kornea seperti itu tidak bisa disembuhkan dengan makan wortel, menempelkan daun sirih pada mata, maupun mengkonsumsi jus lidah buaya. Ia bisa dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak yang tepat, tapi itu sifatnya tidak permanen. Begitu kacamata atau lensa kontak dilepas, pandangan kembali kabur.

Nah, solusinya adalah LASIK. Apa itu lasik sehingga menjadi cara menyembuhkan mata minus yang efektif? LASIK (laser-assisted in situ keratomileusis) adalah sebuah prosedur operasi laser untuk memperbaiki kelainan refraksi sehingga terbebas dari kacamata atau lensa kontak. Dengan LASIK, kornea akan dibentuk kembali sehingga bias cahaya jatuh tepat pada retina.

Baca juga: Apakah Lasik Permanen

Pada dasarnya, LASIK merupakan salah satu metode dalam Laser Vision Correction (LVC). Selain Femto LASIK, ada PRK (Photorefractive Keratectomy) yang merupakan generasi LVC sebelumnya. Sedangkan generasi mutakhir adalah Relex SMILE (Refractive Lenticule Extraction – Small Incision Lenticule Extraction). Namun, sebagian besar masyarakat menyebut ketiga metode LVC tersebut dengan sebutan LASIK.

Baca juga: Perbedaan PRK, LASIK, dan Relex SMILE

Operasi LASIK memiliki tingkat kesuksesan yang sangat tinggi. Operasi Lasik telah diaplikasikan lebih dari 40 juta operasi di seluruh dunia. Pasien Lasik rata-rata mendapatkan 96 persen tingkat kepuasan penglihatan pasca Lasik dibanding dengan kacamata terbaiknya.

Baca juga: Apakah Lasik Aman

Biaya Operasi Lasik 2021

Setelah memahami tentang lasik, terkadang masih ada yang menjadi pertanyaan. Yakni soal biaya. Pasalnya, dulu banyak orang membayangkan kalau mau lasik ya ke luar negeri. Paling dekat Singapura. Itu artinya, selain biaya operasi juga membutuhkan transportasi dan akomodasi yang cukup mahal.

Nah, sekarang tidak perlu khawatir. Anda bisa operasi lasik dengan nyaman di National Lasik Center (NLC) yang berpusat di Surabaya. Berapa biaya operasi lasik 2021 di NLC?

Biaya operasi lasik 2021 di NLC hanya Rp25 juta (dari harga normal Rp28 juta) untuk Femto Lasik dua mata. Sedangkan Relex Smile, hanya Rp32 juta (dari harga normal Rp38 juta) untuk dua mata.

biaya operasi lasik 2021

Yang tak kalah menarik, dalam rangka World Sight Day, NLC ada promo Pre Lasik hanya Rp500 ribu dari biaya normal Rp3,9 juta. Benar-benar special price, bukan? Jadi, langsung saja hubungi nomor pada fliyer di atas. #HappyLasik #TrulyLasik. []

Di era digital dengan waktu penggunaan gadget yang lama, semakin banyak orang mengalami mata minus (miopia). Karena tak ada obat-obatan yang bisa menyembuhkan, operasi lasik menjadi alternatif terbaik untuk mengatasinya. Berapa biaya operasi lasik untuk tahun 2021 ini?

Makin Banyak Penderita Miopia

Direktur Utama National Lasik Center (NLC) dr. Diaz Alamsyah Sudiro, SpM menjelaskan bahwa miopia merupakan kasus tertinggi di antara kelainan refraksi lainnya dan angkanya terus meningkat seiring dengan kemajuan teknologi digital.

“Menurut data WHO pada 2015, distribusi penyebab kebutaan yang utama adalah katarak. Tetapi justru kelainan refraksi menempati gangguan penglihatan utama. Di mana miopia merupakan kasus yang tertinggi di antara kelainan refraksi lainnya,” ungkapnya. “Kasus miopia ini akan bertambah di kemudian hari seiring dengan kemajuan teknologi digital.”

Studi di China pada awal 2021 menunjukkan bahwa selama 2020, anak usia 6-8 tahun ternyata 3 kali lipat lebih rawan terkena miopia dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu lantaran kelekatan dengan gadget yang semakin intens.

Tak hanya anak-anak, orang dewasa juga mengalami risiko serupa. Data Hootsuite pada Januari 2021 menunjukkan pengguna internet di Indonesia telah mencapai 202,6 juta orang atau setara 73,7 persen populasi. Dari jumlah sebanyak itu, rata-rata mereka memakai internet 8 jam 52 menit per hari. Artinya, mata penduduk Indonesia sangat lama menatap layar monitor atau gadget. Ini salah satu faktor peningkatan jumlah penderita rabun jauh (miopia).

Padahal, sebelum adanya pandemi Covid-19 sekalipun, WHO memprediksikan 40 persen dari populasi dunia yaitu sekitar 3,3 miliar orang akan menderita miopia pada 2030.

Lasik, Solusi Mengatasi Kelainan Refraksi

Rabun jauh (miopia) tidak bisa disembuhkan secara alami seperti makan wortel, menempelkan daun sirih pada mata, dan mengkonsumsi jus lidah buaya. Meskipun banyak tulisan bertebaran di internet, secara medis hal itu tidak terbukti.

Mengapa? Sebab penyebab miopia adalah panjang bola mata lebih dari rata-rata (miopia aksial) atau kekuatan refraksi mata yang terlalu besar (miopia refraktif). Keduanya membuat kornea terlalu cembung. Sehingga bayangan jatuh pada titik fokus di depan retina. Sedangkan pada mata normal, bayangan jatuh pada titik fokus tepat di bagian mata ini, bukan di depannya.

Kondisi kornea seperti itu tidak bisa disembuhkan dengan makan wortel, menempelkan daun sirih pada mata, maupun mengkonsumsi jus lidah buaya. Ia bisa dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak yang tepat, tapi itu sifatnya tidak permanen. Begitu kacamata atau lensa kontak dilepas, pandangan kembali kabur.

Nah, solusinya adalah LASIK. Apa itu lasik sehingga menjadi cara menyembuhkan mata minus yang efektif? LASIK (laser-assisted in situ keratomileusis) adalah sebuah prosedur operasi laser untuk memperbaiki kelainan refraksi sehingga terbebas dari kacamata atau lensa kontak. Dengan LASIK, kornea akan dibentuk kembali sehingga bias cahaya jatuh tepat pada retina.

Baca juga: Apakah Lasik Permanen

Pada dasarnya, LASIK merupakan salah satu metode dalam Laser Vision Correction (LVC). Selain Femto LASIK, ada PRK (Photorefractive Keratectomy) yang merupakan generasi LVC sebelumnya. Sedangkan generasi mutakhir adalah Relex SMILE (Refractive Lenticule Extraction – Small Incision Lenticule Extraction). Namun, sebagian besar masyarakat menyebut ketiga metode LVC tersebut dengan sebutan LASIK.

Baca juga: Perbedaan PRK, LASIK, dan Relex SMILE

Operasi LASIK memiliki tingkat kesuksesan yang sangat tinggi. Operasi Lasik telah diaplikasikan lebih dari 40 juta operasi di seluruh dunia. Pasien Lasik rata-rata mendapatkan 96 persen tingkat kepuasan penglihatan pasca Lasik dibanding dengan kacamata terbaiknya.

Baca juga: Apakah Lasik Aman

Biaya Operasi Lasik 2021

Setelah memahami tentang lasik, terkadang masih ada yang menjadi pertanyaan. Yakni soal biaya. Pasalnya, dulu banyak orang membayangkan kalau mau lasik ya ke luar negeri. Paling dekat Singapura. Itu artinya, selain biaya operasi juga membutuhkan transportasi dan akomodasi yang cukup mahal.

Nah, sekarang tidak perlu khawatir. Anda bisa operasi lasik dengan nyaman di National Lasik Center (NLC) yang berpusat di Surabaya. Berapa biaya operasi lasik 2021 di NLC?

Biaya operasi lasik 2021 di NLC hanya Rp25 juta (dari harga normal Rp28 juta) untuk Femto Lasik dua mata. Sedangkan Relex Smile, hanya Rp32 juta (dari harga normal Rp38 juta) untuk dua mata.

biaya operasi lasik 2021

Yang tak kalah menarik, dalam rangka World Sight Day, NLC ada promo Pre Lasik hanya Rp500 ribu dari biaya normal Rp3,9 juta. Benar-benar special price, bukan? Jadi, langsung saja hubungi nomor pada fliyer di atas. #HappyLasik #TrulyLasik. []

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on pinterest
Share on twitter
Open chat
Hai Selamat Datang di NLC
ada yang bisa kami bantu?