Operasional: Senin - Sabtu | 09:00 - 16:00 WIB

Entropion – Gejala, Penyebab, Jenis, dan Cara Mengobati

Salah satu masalah kelopak mata adalah entropion. Tak hanya mengganggu penampilan, ia juga berbahaya bagi penglihatan. Apa itu entropoin, bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

entropion

Prevaliensi entropion memang tidak banyak. Berdasarkan penelitian Hussain (2004), prevalensinya hanya 0,05 persen. Kendati demikian, mengetahui masalah kelopak mata ini akan sangat membantu untuk pencegahan dan juga pengobatannya.

Apa Itu Entropion?

Entropion adalah kelainan pada kelopak di mana kelopak mata mengarah ke dalam, sehingga bulu mata dan kulit bergesekan dengan permukaan mata. Jadi, pada kelainan ini terjadi pelipatan dari tepi palpebra ke arah dalam bola mata.

Istilah lainnya adalah retraksi kelopak mata. Kelainan kelopak ini terjadi secara bertahap dan tidak menimbulkan gejala apa pun pada stadium awal. Seiring berjalannya waktu, pergerakan mata akan menimbulkan rasa sakit. Luka pada kornea pun akan semakin parah.

Gejala Entropion

Gesekan terhadap kornea akibat kelainan palpebra ini bisa mengakibatkan gejala iritasi, rasa tidak nyaman pada mata, dan epifora. Apabila berlangsung terus-menerus, ia bisa menyebabkan komplikasi seperti keratitis mikroba, ulserasi kornea, formasi pannus hingga kehilangan penglihatan.

Bulu mata dan kulit yang terus-menerus menggores bola mata, dapat menimbulkan beberapa keluhan, antara lain:

  • Mata merah
  • Mata berair atau belekan
  • Mata terasa gatal
  • Terasa ada yang mengganjal di mata
  • Penglihatan kurang jelas
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Kulit kelopak mata mengeras

Pada stadium awal, gejala tersebut bisa tak terasa. Kalau pun terasa, keluhan hanya muncul pada waktu tertentu. Namun seiring berjalannya waktu, jika kelopak mata sudah melipat ke arah dalam secara permanen, gejala akan terus-menerus terasa.

Tak hanya gejala-gejala tersebut, terlipatnya kelopak mata ke dalam juga dapat mencederai bola mata dan berpotensi menyebabkan kebutaan. Karenanya, jangan anggap sepele masalah ini. Segera periksakan ke dokter jika kelopak tampak tidak normal dan mengalami gejala-gejala tersebut.

Diagnosis Entropion

Mengapa perlu segera ke dokter mata? Agar mendapatkan penanganan sedini mungkin. Meskipun kelopak mata ke dalam mudah dilihat, dokter mata bisa memeriksa dengan jelas apakah entropion, seberapa tingkat keparahannya, dan bagaimana menanganinya.

Umumnya dokter akan memeriksa mata dan melakukan anamnesa terlebih dahulu. Yakni menanyakan kepada pasien terkait keluhan, faktor penybeb seperti pernah mengalami kecelakaan atau menjalani suatu operasi.

Pada kasus-kasus tertentu, dokter mengambil sampel jaringan kelopak mata untuk diperiksa di bawah mikroskop. Namun, ini sangat jarang terjadi.

Jenis Entropion

Berdasarkan penyebab dan mekanismenya, entropion diklasifikasikan menjadi empat jenis sebagai berikut:

Entropion Kongenital

Pada jenis ini kelainan yang terjadi pada kelopak terlipat mengenai palpebra inferior. Ia merupakan jenis yang paling jarang ditemukan.

Entropion Sikatrik

Jenis ini terjadi karena pemendekkan dari lamella posterior. Penyebabnya, kontraksi dari skar jaringan.

Entropion Spastik

Tipe ini terjadi karena peningkatan dari tonus otot orbikularis okuli. Akibatnya, terjadi pelipatan tepi palpebra ke arah dalam.

Entropion Involusional

Ini tipe yang paling sering terjadi. Penyebabnya adalah proses penuaan. Lebih banyak terjadi pada perempuan daripada laki-laki, terutama di atas usia 60 tahun. Istilah lainnya adalah entropion senilis.

Baca juga: Bagian Mata

Cara Mengobati

Cara mengobati entropion bisa dengan operasi maupun tanpa operasi. Metode pengobatan ini tergantung pada penyebab, tingkat keparahan (stadium) entropion yang pasien derita, dan kondisi pasien.

Pengobatan Tanpa Operasi

Sebenarnya, pengobatan tanpa operasi hanya untuk jangka pendek guna meredakan gejala dan mencegah kerusakan mata, khususnya kornea. Penanganan tanpa operasi ini ditempuh jika kondisi pasien tidak memungkinkan untuk dioperasi.

Penanangan tanpa operasi ini antara lain:

  • Memberikan lensa kontak yang lembut, untuk melindungi kornea dari goresan bulu mata.
  • Memberikan pelumas mata, berupa salep atau obat tetes untuk meredakan rasa tidak nyaman.
  • Suntikan botox ke kelopak mata untuk melemahkan otot-otot tertentu. Sehingga kelopak mata tidak terlipat ke dalam.
  • Plester khusus untuk menahan kelopak mata agar tidak terlipat ke dalam.

Baca juga: Cara Menghilangkan Mata Panda

Operasi Entropion

Operasi adalah cara menyembuhkan entropion yang terbukti secara medis. Operasi atau prosedur pembedahan ini perlu segera dilakukan sebelum gesekan kelopak dan bulu mata menyebabkan kerusakan pada kornea.

Tujuan operasi ini adalah untuk mengembalikan kelopak mata ke posisi normal. Operasi entropion yang dilakukan oleh dokter mata ini memiliki banyak jenis atau metode. Berbeda penyebab, bisa berbeda pula jenis operasinya.

Sebagai contoh, pada entropion akibat penuaan (involusional), tindakan operasinya adalah mengangkat sedikit bagian kelopak mata yang terlipat. Tujuannya, mengencangkan otot kelopak mata sehingga normal kembali. Tidak terlipat ke dalam.

Demikian sekilas mengenai entropion termasuk gejala, penyebab, dan cara mengobatinya. Sebagai informasi, selain lasik, saat ini NLC juga memiliki layanan eyesthetic termasuk operasi entropion. []

Salah satu masalah kelopak mata adalah entropion. Tak hanya mengganggu penampilan, ia juga berbahaya bagi penglihatan. Apa itu entropoin, bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

entropion

Prevaliensi entropion memang tidak banyak. Berdasarkan penelitian Hussain (2004), prevalensinya hanya 0,05 persen. Kendati demikian, mengetahui masalah kelopak mata ini akan sangat membantu untuk pencegahan dan juga pengobatannya.

Apa Itu Entropion?

Entropion adalah kelainan pada kelopak di mana kelopak mata mengarah ke dalam, sehingga bulu mata dan kulit bergesekan dengan permukaan mata. Jadi, pada kelainan ini terjadi pelipatan dari tepi palpebra ke arah dalam bola mata.

Istilah lainnya adalah retraksi kelopak mata. Kelainan kelopak ini terjadi secara bertahap dan tidak menimbulkan gejala apa pun pada stadium awal. Seiring berjalannya waktu, pergerakan mata akan menimbulkan rasa sakit. Luka pada kornea pun akan semakin parah.

Gejala Entropion

Gesekan terhadap kornea akibat kelainan palpebra ini bisa mengakibatkan gejala iritasi, rasa tidak nyaman pada mata, dan epifora. Apabila berlangsung terus-menerus, ia bisa menyebabkan komplikasi seperti keratitis mikroba, ulserasi kornea, formasi pannus hingga kehilangan penglihatan.

Bulu mata dan kulit yang terus-menerus menggores bola mata, dapat menimbulkan beberapa keluhan, antara lain:

  • Mata merah
  • Mata berair atau belekan
  • Mata terasa gatal
  • Terasa ada yang mengganjal di mata
  • Penglihatan kurang jelas
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Kulit kelopak mata mengeras

Pada stadium awal, gejala tersebut bisa tak terasa. Kalau pun terasa, keluhan hanya muncul pada waktu tertentu. Namun seiring berjalannya waktu, jika kelopak mata sudah melipat ke arah dalam secara permanen, gejala akan terus-menerus terasa.

Tak hanya gejala-gejala tersebut, terlipatnya kelopak mata ke dalam juga dapat mencederai bola mata dan berpotensi menyebabkan kebutaan. Karenanya, jangan anggap sepele masalah ini. Segera periksakan ke dokter jika kelopak tampak tidak normal dan mengalami gejala-gejala tersebut.

Diagnosis Entropion

Mengapa perlu segera ke dokter mata? Agar mendapatkan penanganan sedini mungkin. Meskipun kelopak mata ke dalam mudah dilihat, dokter mata bisa memeriksa dengan jelas apakah entropion, seberapa tingkat keparahannya, dan bagaimana menanganinya.

Umumnya dokter akan memeriksa mata dan melakukan anamnesa terlebih dahulu. Yakni menanyakan kepada pasien terkait keluhan, faktor penybeb seperti pernah mengalami kecelakaan atau menjalani suatu operasi.

Pada kasus-kasus tertentu, dokter mengambil sampel jaringan kelopak mata untuk diperiksa di bawah mikroskop. Namun, ini sangat jarang terjadi.

Jenis Entropion

Berdasarkan penyebab dan mekanismenya, entropion diklasifikasikan menjadi empat jenis sebagai berikut:

Entropion Kongenital

Pada jenis ini kelainan yang terjadi pada kelopak terlipat mengenai palpebra inferior. Ia merupakan jenis yang paling jarang ditemukan.

Entropion Sikatrik

Jenis ini terjadi karena pemendekkan dari lamella posterior. Penyebabnya, kontraksi dari skar jaringan.

Entropion Spastik

Tipe ini terjadi karena peningkatan dari tonus otot orbikularis okuli. Akibatnya, terjadi pelipatan tepi palpebra ke arah dalam.

Entropion Involusional

Ini tipe yang paling sering terjadi. Penyebabnya adalah proses penuaan. Lebih banyak terjadi pada perempuan daripada laki-laki, terutama di atas usia 60 tahun. Istilah lainnya adalah entropion senilis.

Baca juga: Bagian Mata

Cara Mengobati

Cara mengobati entropion bisa dengan operasi maupun tanpa operasi. Metode pengobatan ini tergantung pada penyebab, tingkat keparahan (stadium) entropion yang pasien derita, dan kondisi pasien.

Pengobatan Tanpa Operasi

Sebenarnya, pengobatan tanpa operasi hanya untuk jangka pendek guna meredakan gejala dan mencegah kerusakan mata, khususnya kornea. Penanganan tanpa operasi ini ditempuh jika kondisi pasien tidak memungkinkan untuk dioperasi.

Penanangan tanpa operasi ini antara lain:

  • Memberikan lensa kontak yang lembut, untuk melindungi kornea dari goresan bulu mata.
  • Memberikan pelumas mata, berupa salep atau obat tetes untuk meredakan rasa tidak nyaman.
  • Suntikan botox ke kelopak mata untuk melemahkan otot-otot tertentu. Sehingga kelopak mata tidak terlipat ke dalam.
  • Plester khusus untuk menahan kelopak mata agar tidak terlipat ke dalam.

Baca juga: Cara Menghilangkan Mata Panda

Operasi Entropion

Operasi adalah cara menyembuhkan entropion yang terbukti secara medis. Operasi atau prosedur pembedahan ini perlu segera dilakukan sebelum gesekan kelopak dan bulu mata menyebabkan kerusakan pada kornea.

Tujuan operasi ini adalah untuk mengembalikan kelopak mata ke posisi normal. Operasi entropion yang dilakukan oleh dokter mata ini memiliki banyak jenis atau metode. Berbeda penyebab, bisa berbeda pula jenis operasinya.

Sebagai contoh, pada entropion akibat penuaan (involusional), tindakan operasinya adalah mengangkat sedikit bagian kelopak mata yang terlipat. Tujuannya, mengencangkan otot kelopak mata sehingga normal kembali. Tidak terlipat ke dalam.

Demikian sekilas mengenai entropion termasuk gejala, penyebab, dan cara mengobatinya. Sebagai informasi, selain lasik, saat ini NLC juga memiliki layanan eyesthetic termasuk operasi entropion. []

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on pinterest
Share on twitter
Open chat
Hai Selamat Datang di NLC
ada yang bisa kami bantu?