Operasional: Senin - Sabtu | 09:00 - 16:00 WIB

Mata Minus Tinggi, Bisa Pulih Total dengan Operasi Lasik Apa?

Bagi Anda yang menderita rabun jauh (miopia) alias mata minus, lasik menjadi solusinya. Pulih dari mata minus dan bebas dari kacamata. Bagaimana jika mata minus tinggi, misal 10. Apakah bisa pulih total? Dengan metode lasik apa?

Klasifikasi rabun jauh (miopia)

Rabun jauh (miopia) bisa diklasifikasikan menjadi tiga berdasarkan tingginya mata minus.

  1. Miopia ringan. Jika minusnya sampai dengan -3.00 dioptri.
  2. Miopia sedang. Jika minusnya -3.00 dioptri sampai dengan -6.00 dioptri.
  3. Miopia tinggi. Jika minusnya di atas -6.00 dioptri.

Miopia tinggi atau mata minus tinggi inilah yang perlu diwaspadai. Pasalnya, selain penglihatan jarak jauh semakin kabur, miopia tinggi juga merupakan pencetus saraf mata sobek (ablasio retina). Orang yang menderita miopi di atas -6.00 dioptri beresiko mengalami ablasio retina. Apalagi jika di atas -10.00 dioptri.

Lasik sampai minus berapa?

Laser In Situ Keratomileusis atau Lasik adalah prosedur laser untuk mengkoreksi gangguan refraksi sehingga bebas kacamata dan lensa kontak.

Pada dasarnya, lasik merupakan salah satu metode Laser Vision Correction (LVC). Namun, sebagian besar masyarakat mengenal metode Laser Vision Correction (LVC) dengan sebutan Lasik.

Ada tiga teknik Laser Vision Correction (LVC). Pertama, Lasek (PRK). Kedua, Femto Lasik. Dan ketiga, Relex Smile. PRK (Photorefractive Keratectomy) merupakan generasi pertama LVC. Prosedur PRK dilakukan dengan ablasi atau melepas permukaan kornea. Ia bisa mengoreksi mata minus hingga -12 dioptri.

Femto Lasik merupakan generasi kedua LVC. Prosedur Femto Lasik dilakukan dengan membuat flap lalu laser mengoreksi mata minus, kemudian menutupnya kembali. Prosedur yang minim rasa sakit dan pemulihan cepat ini juga bisa mengoreksi mata minus hingga -12 dioptri.

Relex Smile (Refractive Lenticule Extraction – Small Incision Lenticule Extraction) merupakan generasi ketiga LVC. Prosedur Relex Smile tanpa membuat flap. Dengan teknologi lasik terbaru, tindakan laser hanya dalam hitungan detik, operasinya hanya beberapa menit. Sangat nyaman dan tidak ada rasa sakit. Namun, Relex Smile hanya bisa mengoreksi mata minus hingga -10 dioptri.

Jadi, ketiga metode lasik (tepatnya LVC) di atas bisa mengoreksi mata minus hingga -10 dioptri. Apa pun metode pilihannya baik PRK, Femto Lasik maupun Relex Smile, mata minus di bawah -10 dioptri bisa pulih total dan bebas dari kacamata. Sedangkan untuk mata minus di atas -10 dioptri hingga -12 dioptri, bisa pulih total dengan Femto Lasik atau Relex Smile.

perbedaan prk femto lasik relex smile

Bagaimana dengan mata minus yang lebih tinggi lagi, misalnya -15 dioptri? Ia bisa dikurangi tetapi tidak bisa pulih total. Dengan Femto Lasik dan PRK, mata minus -15 dioptri bisa diturunkan menjadi -3 dioptri, sedangkan dengan Relex Smile bisa diturunkan menjadi -5 dioptri.

Mata minus di bawah -10, Lasik apa yang paling baik?

Mata minus di bawah -10 dioptri bisa pulih total dengan metode lasik (LVC) apa pun. Baik PRK, Femto Lasik, maupun Relex Smile.

Namun jika ditanya lasik apa yang paling baik dalam artian bebas rasa sakit, nyaman dan recovery-nya sangat cepat? Jawabannya adalah Relex Smile.

Begitu cepatnya recovery Relex Smile, direktur Rumah Sakit Nethradama India Dr Sri Ganesh mengataan, “Dengan Lasik, engkau bisa menyampaikan ke pasien bahwa besok mereka bisa main golf. Namun dengan Relex Smile, engkau bisa menyampaikan bahwa besok mereka bisa bermain tinju.”

Lebih spektakuler lagi, lasik advisor National Lasik Center (NLC) dr. Harka Prasetya, SpM(K) mengatakan, “Pagi Anda operasi Relex Smile, sore Anda bisa berlatih tinju.”

Mata minus di atas -10, Lasik apa yang paling baik?

Mata minus di atas -10 dioptri di bawah -12 dioptri bisa pulih total dengan PRK (Lasek) dan Femto Lasik. Sedangkan Relex Smile tidak bisa memulihkan total.

Jika ditanya lasik apa yang paling baik dalam artian minim rasa sakit dan recovery-nya lebih cepat? Jawabannya adalah Femto Lasik. Generasi kedua LVC ini minim rasa sakit dan lebih nyaman jika dibandingkan dengan PRK.

National Lasik Center (NLC) sebagai pusat lasik yang berpusat di Surabaya, menyediakan tiga metode LVC baik PRK, Femto Lasik, maupun Relex Smile. Dokter mata dengan pelayanan terbaik akan mendampingi Anda saat Pre Lasik untuk menemukan metode terbaik yang paling cocok dengan kondisi mata Anda. #HappyLasik #TrulyLasik []

Bagi Anda yang menderita rabun jauh (miopia) alias mata minus, lasik menjadi solusinya. Pulih dari mata minus dan bebas dari kacamata. Bagaimana jika mata minus tinggi, misal 10. Apakah bisa pulih total? Dengan metode lasik apa?

Klasifikasi rabun jauh (miopia)

Rabun jauh (miopia) bisa diklasifikasikan menjadi tiga berdasarkan tingginya mata minus.

  1. Miopia ringan. Jika minusnya sampai dengan -3.00 dioptri.
  2. Miopia sedang. Jika minusnya -3.00 dioptri sampai dengan -6.00 dioptri.
  3. Miopia tinggi. Jika minusnya di atas -6.00 dioptri.

Miopia tinggi atau mata minus tinggi inilah yang perlu diwaspadai. Pasalnya, selain penglihatan jarak jauh semakin kabur, miopia tinggi juga merupakan pencetus saraf mata sobek (ablasio retina). Orang yang menderita miopi di atas -6.00 dioptri beresiko mengalami ablasio retina. Apalagi jika di atas -10.00 dioptri.

Lasik sampai minus berapa?

Laser In Situ Keratomileusis atau Lasik adalah prosedur laser untuk mengkoreksi gangguan refraksi sehingga bebas kacamata dan lensa kontak.

Pada dasarnya, lasik merupakan salah satu metode Laser Vision Correction (LVC). Namun, sebagian besar masyarakat mengenal metode Laser Vision Correction (LVC) dengan sebutan Lasik.

Ada tiga teknik Laser Vision Correction (LVC). Pertama, Lasek (PRK). Kedua, Femto Lasik. Dan ketiga, Relex Smile. PRK (Photorefractive Keratectomy) merupakan generasi pertama LVC. Prosedur PRK dilakukan dengan ablasi atau melepas permukaan kornea. Ia bisa mengoreksi mata minus hingga -12 dioptri.

Femto Lasik merupakan generasi kedua LVC. Prosedur Femto Lasik dilakukan dengan membuat flap lalu laser mengoreksi mata minus, kemudian menutupnya kembali. Prosedur yang minim rasa sakit dan pemulihan cepat ini juga bisa mengoreksi mata minus hingga -12 dioptri.

Relex Smile (Refractive Lenticule Extraction – Small Incision Lenticule Extraction) merupakan generasi ketiga LVC. Prosedur Relex Smile tanpa membuat flap. Dengan teknologi lasik terbaru, tindakan laser hanya dalam hitungan detik, operasinya hanya beberapa menit. Sangat nyaman dan tidak ada rasa sakit. Namun, Relex Smile hanya bisa mengoreksi mata minus hingga -10 dioptri.

Jadi, ketiga metode lasik (tepatnya LVC) di atas bisa mengoreksi mata minus hingga -10 dioptri. Apa pun metode pilihannya baik PRK, Femto Lasik maupun Relex Smile, mata minus di bawah -10 dioptri bisa pulih total dan bebas dari kacamata. Sedangkan untuk mata minus di atas -10 dioptri hingga -12 dioptri, bisa pulih total dengan Femto Lasik atau Relex Smile.

perbedaan prk femto lasik relex smile

Bagaimana dengan mata minus yang lebih tinggi lagi, misalnya -15 dioptri? Ia bisa dikurangi tetapi tidak bisa pulih total. Dengan Femto Lasik dan PRK, mata minus -15 dioptri bisa diturunkan menjadi -3 dioptri, sedangkan dengan Relex Smile bisa diturunkan menjadi -5 dioptri.

Mata minus di bawah -10, Lasik apa yang paling baik?

Mata minus di bawah -10 dioptri bisa pulih total dengan metode lasik (LVC) apa pun. Baik PRK, Femto Lasik, maupun Relex Smile.

Namun jika ditanya lasik apa yang paling baik dalam artian bebas rasa sakit, nyaman dan recovery-nya sangat cepat? Jawabannya adalah Relex Smile.

Begitu cepatnya recovery Relex Smile, direktur Rumah Sakit Nethradama India Dr Sri Ganesh mengataan, “Dengan Lasik, engkau bisa menyampaikan ke pasien bahwa besok mereka bisa main golf. Namun dengan Relex Smile, engkau bisa menyampaikan bahwa besok mereka bisa bermain tinju.”

Lebih spektakuler lagi, lasik advisor National Lasik Center (NLC) dr. Harka Prasetya, SpM(K) mengatakan, “Pagi Anda operasi Relex Smile, sore Anda bisa berlatih tinju.”

Mata minus di atas -10, Lasik apa yang paling baik?

Mata minus di atas -10 dioptri di bawah -12 dioptri bisa pulih total dengan PRK (Lasek) dan Femto Lasik. Sedangkan Relex Smile tidak bisa memulihkan total.

Jika ditanya lasik apa yang paling baik dalam artian minim rasa sakit dan recovery-nya lebih cepat? Jawabannya adalah Femto Lasik. Generasi kedua LVC ini minim rasa sakit dan lebih nyaman jika dibandingkan dengan PRK.

National Lasik Center (NLC) sebagai pusat lasik yang berpusat di Surabaya, menyediakan tiga metode LVC baik PRK, Femto Lasik, maupun Relex Smile. Dokter mata dengan pelayanan terbaik akan mendampingi Anda saat Pre Lasik untuk menemukan metode terbaik yang paling cocok dengan kondisi mata Anda. #HappyLasik #TrulyLasik []

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on pinterest
Share on twitter
Open chat
Hai Selamat Datang di NLC
ada yang bisa kami bantu?